Cara Kerja Chiller Beserta Bagian-bagiannya

Halo temen-temen, pada postingan kali ini kita akan membahas cara kerja chiller beserta bagian-bagiannya. Sebelumnya saya sudah membuat postingan mengenai prinsip kerja chillerĀ  dengan tipe chilled water system beserta dengan fungsi komponennya pada web saya yang satu lagi di egsean.com. Namun kali ini saya akan sedikit menambahkan bagian-bagian dari sistem chiller ini yang belum sempat saya sampaikan pada postingan sebelumnya.

Cara Kerja Chiller Beserta Bagian-bagiannya

Seperti yang kita tahu bahwa sistem tata udara atau AC merupakan sistem yang umumnya menghabiskan konsumsi energi paling besar pada sebuah gedung, baik itu pada hotel, mall, rumah sakit dan lainnya. Maka dari itu efisiensi dari chiller mesti kita jaga sebaik mungkin agar dapat menghemat energi dan meminimalisir biaya yang dikeluarkan lebih sedikit. Pada sistem chiller terdapat beberapa bagian komponen chiller yang saling terhubung satu sama lain. Dimana bagian tersebut adalah :

Baca juga : Prinsip Kerja Chiller pada Gedung-gedung

Bagian-bagian Chiller

  1. Chiller
  2. Chilled Water Pump (CHWP)
  3. Condenser Water Pump (CWP)
  4. Make Up Water Tank
  5. Cooling Tower
  6. AHU
  7. FCU

Dimana pada bagian-bagian tersebut terkoneksi satu sama lain, yang beroperasi secara berurutan (sequencing) dan biasanya dikontrol oleh sistem BAS. Untuk tahap-tahap operasi menjalankan chiller dengan tipe chilled water system biasanya diawali dengan urutan terbukanya coling tower motorized, dilanjutkan dengan fan cooling tower, terbukanya CWP motorized, berjalannya CWP, CHWP motorized, CHWP dan dilanjutkan dengan hidupnya chiller dengan jeda waktu yang ditentukan oleh masing-masing merek chiller. Selanjutnya kita akan membahas beberapa sensor yang terpasang pada Chiller.

 

Macam-macam Sensor yang Terpasang Pada Chiller

  • Water Temperatur Sensor merupakan sensor analog input yang berfungsi untuk mendeteksi atau membaca suhu air yang mengalir pada pipa chiller baik itu dari sisi evaporator ataupun kondensor.
  • Water Flow Switch adalah saklar otomatis yang akan bekerja apabila sensor mendeteksi adanya dorongan air. Flow switch pada chiller bermanfaat untuk proteksi, karena apabila tidak ada dorongan air maka chiller tidak dapat bekerja.
  • Motorized Butterfly ValveĀ adalah valve yang berfungsi untuk mengontrol aliran air.
  • Pressure Deferential Valve berfungsi untuk balancing diferensial pressure pada jalur supply dengan jalur retun chilled water.
  • Air Differential Pressure Switch adalah sensor yang berfungsi untuk mendeteksi perbedaan tekanan angin pada filter udara. Apabila filter dalam kondisi kotor maka akan ada indikasi filter alarm.
  • Duct Temperatur Sensor adalah sensor yang berfungsi untuk membaca suhu pada ducting AHU

Baca juga : Fungsi Komponen-komponen pada Chiller

Sekian postingan kali ini mengenai cara kerja chiller beserta bagian-bagiannya, semoga bermanfaat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *