Cara Kerja dan Fungsi Komponen pada Mesin Es

Pada postingan kali ini kita akan membahas bagaimana cara kerja dan fungsi komponen pada mesin es (ice machine). Ice machine atau yang biasa disebut ice maker ini adalah mesin pembuat es yang dapat bekerja untuk menghasilkan es secara otomatis. Pada umumnya terdapat 2 macam tipe mesin pembuat es yang sering digunakan pada restaurant ataupun hotel. Dua macam mesin pembuat es itu adalah ice flaker dan ice cube, ice flaker adalah ice machine yang dapat menghasilkan es berbentuk serutan sedangkan ice cube adalah ice machine yang dapat menghasilkan es berbentuk balok. Dalam kesempatan kali ini kita akan belajar mengenai bagaimana cara mesin pembuat es balok bekerja.

Cara Kerja dan Fungsi Komponen pada Mesin Es

Mesin pembuat es (ice machine) terdiri dari 4 bagian kelompok sistem yaitu :

  • Start up
  • Water system
  • Electrical
  • Refrigeration

Yang perlu diperhatikan disini adalah pada masing-masing merek mesin es memiliki aksesoris komponen mesin yang berbeda-beda. Seperti halnya dalam komponen water system ada beberapa jenis mesin yang menggunakan elektroda dan selenoid untuk pengisian air, dan ada juga yang menggunakan floating. Namun cara kerja dalam memproduksi es kurang lebih hampir sama.

Cara Kerja Ice Machine

Cara Kerja dan Fungsi Komponen pada Mesin Es

Cara kerja mesin pembuat es ini dalam memproduksi es adalah sebagai berikut :

  • Pertama-tama ice machine akan masuk pada posisi freeze dan sistem refrigasi akan berjalan dengan hidupnya kompresor.
  • Proses pencetakan es di awali dengan mengalirkan air yang tersaring dari filter menuju ke bak penampungan lewat selang water inlet. Setelah bak penampungan penuh maka floating akan menutup aliran air dari water inlet.
  • Kemudian air dari bak penampungan di pompa oleh water pump menuju ke pipa distribusi untuk dialirkan ke evaporator cetakan es balok. Setelah air melewati evaporator sepenuhnya kemudian air akan mengalir kembali menuju ke bak penampungan dan  dipompa kembali menuju evaporator cetakan es secara berulang-ulang.
  • Karena proses refrigrasi, eveporator yang memiliki suhu dingin akan membentuk air yang dialirkan menuju pencetakan akan membeku menjadi es yang tipis. Sehingga air yang telah dialirkan secara terus-menerus akan membuat es lama kelamaan menjadi semakin tebal.
  • Ketebalan es tersebut disetting melalui timer sehingga setelah waktu telah terpenuhi, ketebalan es akan terbentuk sempurna memenuhi cetakan es pada evaporator.
  • Timer delay juga berfungsi untuk mengubah proses freeze menjadi harvest dengan cara membuka hot gas valve. Sehingga gas panas yang dipompa oleh kompresor akan langsung menuju evaporator.
  • Dengan demikian temperatur pada  evaporator menjadi naik sehingga es dapat didorong oleh lidah harvest motor yang membuat es terlepas ke tempat penampungannya. Kemudian kembali lagi pada tahap pertama.

Kompoen-komponen Pada Ice Machine

Berikut ini adalah beberapa komponen-komponen mesin pembuat es (ice maker) dalam menghasilkan es :

1. Water Inlet (Float)

Berfungsi untuk mengatur tekanan air yang masuk pada bak penampung air pada evaporator.

2. Distribution Tube

Distribution tube merupakan pipa supply air untuk mengalirkan air pada evaporator.

3. Water Pump

Water pump adalah pompa yang berfungsi untuk menyalurkan air dari penampungan menuju ke distribution tube.

4. Purge Valve

Purge valve berfungsi untuk drainase (wash) yaitu untuk menguras/mengganti air pada penampungan.

5. Solid State Timer Delay

Berfungsi mengatur waktu untuk hasil ketebalan es yang diinginkan.

6. Hot Gas Valve

Hot gas valve berfungsi untuk menyalurkan gas yg di pompa oleh kompresor menuju evaporator. Ini berfungsi untuk memanaskan evaporator agar es dapat jatuh ke bak penamung es.

7. Harvest Motor

Harvest motor berfungsi untuk mendorong es agar bisa terlepas dari evaporator pencetak es. Harvest motor akan bekerja pada saat proses harvest.

8. Cek Bin Switch

Berfungsi untuk mematikan mesin apabila es pada penampungan es sudah penuh

9. Fan

Fan berfungsi untuk membantu kondensor dalam membuang kalor. Fan akan berfungsi pada posisi freeze dan akan berhenti pada kondisi harvest.

10. HP Switch

HP switch berfungsi sebagai safety apabila tekanan melebihi batas berkisar 450 psi.

11. High Temperature Safety

Komponen yang berfungsi untuk safety terhadap high temperatur.

Kurang lebih sekian yang dapat dijelaskan mengenai cara kerja dan fungsi komponen pada mesin pembuat es, apabila ada yang kurang jelas bisa ditanyakan pada kolom komentar dibawah.

2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *