Membuat Alat Pendeteksi Gempa Menggunakan Vibration Sensor

Pada kali ini kita akan membuat sebuah alat yaitu membuat alat pendeteksi gmpa menggunakan Vibration Sensor NC SW420 dan juga Arduino. Vibration sensor atau sensor getaran yang kita pakai kali ini adalah sensor dalam bentuk modul yang didalamnya menggunakan SW-420 dan juga pembanding LM393 untuk mendeteksi adanya getaran yang melampaui ambang batas. Pada modul ini dilengkapi dengan potensiometer yang berfungsi untuk mengatur sensitivitas tingkat getaran pada sensor. Vibration sensor atau sensor getar ini membutuhkan suplai tegangan dari 3.3V sampai dengan 5V DC untuk dapat bekerja. Apabila tidak ada getaran yang terjadi maka sensor akan memiliki logika LOW dan LED akan menyala, dan jika logika HIGH atau ada getaran maka LED akan padam. Dalam pengaplikasiannya sensor ini biasanya digunakan untuk proyek pendeteksi getaran seperti sensor gempa, atau seismic detector hingga memanfaatkan sensor ini sebagai sensor anti maling. Berikut adalah bentuk fisik dari Vibration Sensor NC SW420 :

 

Vibration Sensor NC SW420

Cara Membuat Alat Pendeteksi Gempa Menggunakan Vibration Sensor

Untuk pembuatan alat pendeteksi gempa ini, kita akan menambahkan sebuah indikator berupa sebuah LED, relay, buzzer dan juga sebuah LCD 16×2. Untuk pengaplikasian alat ini, kita akan mensimulasikannya sebagai alat safety untuk ruang gas yang berfungsi untuk mematikan listrik dan juga menutup aliran gas dan memberikan indikator sebagai tanda bahaya gempa. Berikut adalah gambar rangkaian yang akan dibuat :

Membuat Alat Pendeteksi Gempa Menggunakan Vibration Sensor

Komponen yang diperlukan untuk rangkaian ini

  1. Vibration Sensor NC SW420
  2. Arduino UNO
  3. Relay 5 VDC
  4. Buzzer
  5. LED 3mA
  6. Resistor 330 Ī©
  7. LCD 16 X 2
  8. I2C LCD
  9. Breadboard
  10. Kabel Jumper
  11. Kabel Power 220 VAC
  12. Fitting dan Lampu

Keterangan Rangkaian :

  1. Hubungkan masing-masing pin VCC dan GND komponen pada VCC dan GND Arduino menggunakan kabel dan breadboard.
  2. Hubungkan pin DO sensor vibratorĀ  pada pin digital 2 Arduino
  3. Hubungkan pin Anoda LED pada salah satu kaki resistor
  4. Hubungkan salah satu kaki resistor pada pin 3 Arduino
  5. Hubungkan pin + buzzer pada pin digital 4 Arduino
  6. Hubungkan pin IN relay pada pin digital 5 Arduino
  7. Hubungkan pin SDA dan SCL I2C pada pin analog A4 dan A5 Arduino
  8. Setelah selesai membuat rangkaian, langkah selanjutnya adalah membuat sketch program pada software Arduino IDE. Sketch program untuk rangkaian sensor gempa ditunjukan pada program dibawah ini.
  9. Compile sketch yang telah dibuat
  10. Hubungkan Arduino UNO dengan komputer menggunakan kabel USB dan upload ke Arduino UNO yang digunakan. (Jangan lupa untuk memastikan board dan port yang digunakan)
  11. Buka serial monitor pada Arduino IDE sehingga perubahan yang dibaca dari sensor PIR dapat terlihat.

Program Saklar Otomatis

Pada program kali ini saya menggunakan modul I2C untuk menghemat pemakaian pin pada LCD 16X2, untuk pemakaian I2C bisa disimak pada postingan saya berikut ini :

Penjelasan Program :

  1. Untuk diawal program kita masukkan dulu library untuk penggunaan LiquidCrystal I2C
  2. Dilanjutkan dengan mendefinisikan nama lain untuk pin digital arduino serta variabel yang dipakai.
  3. Pada pin digital 2 arduino yang terhubung dengan pin digital output sensor Vibration Sensor NC SW420 diberikan nama alias yaitu pinVibrator
  4. Selanjutnya pada pin digital 3 arduino yang yang terhubung pada anoda LED diberi nama pinLED
  5. Pada pin digital 4 arduino yang yang terhubung pada pin buzzer diberi nama pinBuzzer
  6. Selanjutnya pada pin digital 5 arduino yang yang terhubung pada pin IN relay diberi nama pinRelay
  7. Pada void setup didefinisikan arah dari pin digital yang digunakan, pinVibrator diatur sebagai pin INPUT dan pinLED, pinBuzzer, dan pinRelay diatur sebagai pin OUTPUT.
  8. Kemudian deklarasi jumlah baris & kolom LCD 16×2
  9. Pada void loop diberikan perintah untuk membaca digital output dari sensor vibrator
  10. Jika pin output sensor vibrator yang terbaca bernilai HIGH maka, LCD akan menampilkan kata “ADA GEMPA” dan pinLED, pinBuzzer beserta pinRelay akan berlogika HIGH
  11. Jika sensor bernilai LOW maka, pinBuzzer akan berlogika LOW.
  12. Untuk mengembalikan program mulai awal start yaitu dengan menekan tombol reset pada arduino.
One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *